Selasa, 05 Februari 2013

Bukan Hanya Kata Bermakna

Ketika ku lihat dunia, rancu otaku penuh penat dengan sejuta tanya dalam otaku. Melihat segelintir orang hanya tertawa, berandai dan berbicara tak nyata.Tegur sapa seorang ibu tua, "mengapa adik terbengong, hidup tak selalau nyata tuk dilihat ? Terkadang kita harus menutup mata, bertanya pada hati apa yg sebenarnya nyata tuk kita" ucap sang ibu, lalu meninggalkanku sendiri..

Apa maksud dari ucap wanita tadi tanya diriku di dalam pikirku ?

Berjalan aku, semakun ku lihat dunia. Ku terpikir ucap tadi, apa hal nyata tuk ku ? Sebenarnya materi tak nyata tuk ku, materi hanya alat tuk tetap hidup dan bertahan mencari jawaban atas tanyaku. Lalu apa ? Semua tak nyata bagiku kini, semua tak kekal dan silih berganti, lalu apa hal nyata tuk ku..

Mimpi ? Perasaan ?
Apa yg ku rasa sejak tadi mungkin nyata, setiap cap pasti bisa berkrudung dusta, Tapi rasa ? Ku rasa menyatu dalam ragaku, aku bukanlah celoteh burung berbunyi tanpa tau apa makna. Aku bukanlah tumbuhan yg bergerak mengikuti angin, menuruti kehendak alam walau aku tak tau akan menjadi apa aku nanti..

Aku adalah aku, yg nyata tuk ku adalah pikirank ?
Mimpi dan cita-citaku ?

Bukan dunia yg akan merubahku kini atau ananti, tapi mungkin ? Aku yg akan merubah dunia nanti. Karena bukan dunia yg berpikir tentang diriku, tetapi aku yg berpikir tuk dunia..

Aku, pikiranku nyata adanya :))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar